BERITA

IBT UNTAN Gelar Workshop Branding, Digital Channel dan Public Speaking

Jumat, 18 September 2020


Inkubator Bisnis Teknologi Universitas Tanjungpura (IBT UNTAN) menggelar Workshop Branding, Digital Channel dan Public Speaking pada hari Kamis (17/09). Workshop merupakan rangkaian Program Pra-Tenant dan kegiatan Rekrutment Tenant IBT UNTAN Tahun 2020. Peserta dalam workshop ini adalah 12 Tim Startup yang telah mengikuti Seleksi Wawancara Tahap I yang diselenggarakan sebelumnya.


Tujuan dari penyelenggaraan workshop ini adalah agar peserta / tim Startup (Pra-Tenant IBT UNTAN) mampu memiliki wawasan branding dan digital channel yang baik secara visual serta pengetahuan mengenai komunikasi publik. Bekal teknis yang diberikan dalam workshop ini, diharapkan dapat diimplementasikan dalam pengembangan startup peserta kedepannya.


Kegiatan workshop ini dibuka secara resmi oleh Dr. Hikmayanti selaku Sekretaris Pusat Pengembangan Inovasi dan Inkubator Bisnis Teknologi UNTAN. Hadir sebagai narasumber workshop Branding dan Digital Channel, yakni: Theofilus Irwan (Founder Epilogue Studio dan merupakan praktisi branding). Sementara itu, Dea Citra Rahmatika (News Producer Kompas TV Pontianak) didaulat sebagai Narasumber Workshop Public Speaking.


Dalam materi yang disampaikannya, Theo membahas tentang konsep branding yang merupakan persepsi orang mengenai barang ataupun produk yang ditawarkan. Ia mengungkapkan bahwa penting untuk memperkuat Brand Asset, yang berkaitan dengan bagaimana produk/jasa dikomunikasikan ke publik. Pada era modern ini, trend strategi branding suatu perusahaan/startup dalam mengkomunikasikan produknya menjadi semakin simple/sederhana agar mudah diingat oleh para konsumen.


Dea dalam materi Public Speaking menekankan pentingnya persiapan dan latihan. "Sebelum memulai Public Speaking, pembicara harus menyiapkan dan menyusun strategi kapan waktu berbicara, apa momennya, dimana lokasi berbicara, dan yang terakhir adalah siapa audiensnya" ujar beliau.


Public Speaking merupakan proses komunikasi dengan sekelompok audiens untuk memberikan informasi, mempengaruhi dan menggerakkan mereka untuk melakukan sesuatu. Hal penting dalam skill ini secara sederhana menggunakan teori 3V (verbal, vocal, visual) akan dapat menginformasikan produk dengan lebih baik. Selain itu, kepercayaan diri pembicara berasal dari "isi kepala" dan juga pemahaman terhadap apa yang akan disampaikan